Rabu, 04 Januari 2012

Perahu Kayu


Derak ombak permainkan wujud tua
Tibalah ia dalam lingkaran perut laut
yang mengoyak ketegarannya
Seandainya ia mau, buka tirai di sanubari
 dan
ia akan tahu,
lingkaran mana yang ingin ia singgahi untuk hidupnya
            Kenapa tak pernah kau lepaskan jalamu di kedalaman lain?
            Padahal kulihat, bukan hanya satu
            Laut tenang yang mau menerima
            Kehadiran perahu kayu yang t’lah usang termakan usia
Pucuk tiang perahu mengeramkan kesakitannya
Dayungmu pun menghempaskan nafas
Seakan tak sanggup lagi mengantarkan pertualanganmu
Daya taklah berdaya
Lapar tak bisa disuguhkan keputusasaan
Hingga perahu kayu kan slalu menemanimu
Teman dalam gundahnya laut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar